Sharing is caring!


Kelenteng Tien Kok Sie merupakan salah satu kelenteng yang cukup dikenal oleh masyarakat Kota Solo. Nama kelenteng ini memiki makna pemujaan kepada Tuhan. Selain bermakna demikian, Kelenteng Tien Kok Sie juga dikenal sebagai Vihara Avalokitesvara. Kelenteng ini terletak di antara bangunan toko-toko kawasan Pasar Gede dan merupakan salah satu kelenteng tertua di Indonesia. Oleh karena itu, kelenteng Tien Kok Sie masuk ke dalam daftar bangunan cagar budaya.


Dominasi warna merah menghiasi bangunan kelenteng yang berdiri megah. Tidak heran, banyak pengunjung yang sengaja berswafoto di sekitar kelenteng. Hal itu diperbolehkan asal jangan sampai menggangu warga yang sedang beribadah. Perlu diketahui bahwa kelenteng Tien Kok Sie merupakan tempat ibadah Tri Dharma, yaitu Taoisme, Konghucu, dan Buddha. Oleh karena itu, banyak warga yang menganut tiga kepercayaan tersebut beribadah di kelenteng Tien Kok Sie.


Keberadaan kelenteng Tien Kok Sie menjadi simbol identitas eksistensi warga etnis Tionghoa di Solo. Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta telah mendukung eksistensi kebudayaan warga Tionghoa melalui upayanya dalam memeriahkan Hari Raya Imlek dengan mengihasi kawasan kelenteng dan Pasar Gede dengan lampion dan pernak-pernik yang menunjukkan kebudaayan Tionghoa. Pada saat perayaan Hari Raya Imlek dan tradisi grebeg sudiro, kawasan kelenteng dan pasar gede sangat ramai.