Sharing is caring!


Pasar gede merupakan pasar tertua di kota Solo yang dibangun pada 1927 oleh seorang arsitek Belanda, Ir. Herman Thomas Karsten dan diresmikan pada 12 Januari 1930 oleh Pakubuwono X. Di balik sejarahnya yang panjang itu, pasar gede merupakan salah satu surga kuliner yang dimiliki Kota Solo. Beragam kuliner di kawasan Pasar Gede dapat dengan mudah ditemui, baik kuliner tradisional maupun kuliner kekinian yang beraneka rasa. Misalnya, gempol pleret, tahok, cabuk rambak, es dawet, lenjongan, nasi liwet, racikan minuman rempah, kopi, teh, makanan western, dimsum, takoyaki, dan sebagainya.

Berbagai kuliner yang terdapat di pasar gede selalui ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Solo maupaun luar Kota Solo. Banyaknya pengunjung yang datang ke Pasar Gede tidak hanya sekadar belanja atau wisata kuliner. Namun banyak pula yang sekadarmenikmati kawasan pasar gede untuk mengabadikan momen dengan berfoto atau sekadar berjalan-jalan. Hal ini tidak terlepas suasana pasar gede yang ikonik dengan Kota Solo. Selain itu, predikat pasar tertua di Kota Solo juga menjadi daya tarik para pelancong untuk mendatangi pasar ini.